Example floating
Example floating
DAERAH

Integrasikan MBG Dalam Sistem Pendidikan

×

Integrasikan MBG Dalam Sistem Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pembagian MBG di Wakatobi

Sultra-Wakatobi -Yayasan Adima Poko Raya, mengusulkan agas mekanisme MBG segera diintegrasukan dalam sistem pendidikan nasional melalui kurikulum khusus yang membentuk moral dan karakter bangsa. Demikian rangkuman TempeNews melalui release yang disampaikan Adiyaman, Ketua Yayasan Adima Poko Raya yang juga merupakan salah satu mitra BGN (Badan Gizi Nasional) dalam program MBG ini.

Menurut Adiyaman, negerç-negara lain yang lebih dulu menerapkan makan gratis di sekolahnya justru menerapkan proses dan mekanisme makan gratis itu sebagai bagian dari kurikulum nasional. Adiyaman mencontohkan Jepang dan Finlandia sebagai cont5oh pengintegrasian program makan gratis di sekolah ini dalam kurikulum sekolah-sekolah yang mengambil peran dalam program pemerintahnya itu.

Sejak pembuatan makanan, penentuan menu, memasak dan menyajikan sampai pembersihan peralatan makanan sudah dimasukkan unsur-unsur pendidikan. Ketercukupan gizi dalam makanan, kualitas memasak, antri, tata cara duduk murid. Cuci tangan dan sebagainya dalam proses itu dirumuskan dalam bentuk kurikulum atau silabus. 

Di Jepang misalnya, lanjut Adiyaman lewat praktik Kyosuku murid diajarkan tanggungjawab, kerjasama dan pengetahuan tetanng gizi makanan. Jadi ada pembentukan karakter dalam makan bergizi di sekolah. Proses itu, bukan berupa hafalan, tapi merupakan praktek sambil belajar, learning by doing. Karena itu, praktek makan gratis di Jepang menjadi bagian dari “Jalan Menuju Kebaikan” atau di sana dikenal dengan istilah Doutoku.

Maka diajarkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan, menghormati orang lain dan bertanggungjawab atas tindakan mereka. Kegiatan itu semuanya melibatkan murid dalam kelas yang melibatkan interaksi sosial untuk membangun toleransi dan menghargai kepentingan bersama.

Di Finlandia yang merupakan negara yang masuk dalam 10 negara paling sejahtera di dunia, menurut Adiyaman, sejak 1948 telah menerapkan makan gratis di sekolah. Seperti di Jepang, Finlandia juga mengintegrasikan program ini dengan kurikulum pendidikannya. Selain pembentukan karakter baik, di Finlandia bahkan program makan gratis ini menjadi bagian dari program “Anti Bullyng” yang menekankan pada karakter peduli sesama dan membela yang lemah.

Karena itu, menurut Adiyaman, Yayasan Adima Poko Raya yang bermitra dengan BGN dengan satu dapur yang berada di Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara ini siap berdiskusi dengan Badan Gizi Nasional untuk pengintegrasian program MBG dengan sistem pendidikan Nasional. “Kami akan membuat pokok-pokok pikiran yang dapat didiskusikan dalam pengintegrasian MBG dengan sistem pendidikan ini jika Yayasan diminta,” ujarnya. Pada intinya, MBG harus terintegrasi sebagai sistem pendidikan, seperti juga di negara-negara maju lainnya.

Top Ten Sultra
DAERAH

Dapur SPPG Pongo-2 Wakatobi Sultra – PPG Wakatobi…