ANTRIAN BERBUAH “BERKAT”
Jakarta – Di Tebet Barat Dalam Raya, No.15, Jakarta Selatan, berkumpul antri puluhan anak muda untuk sekadar mendapatkan semangkok bakso urat yang dilabeli Baso BERKAT. Bukan bakso biasa, bakso urat dan bakso gepeng. “Rasanya maknyus,” ujar Irfan anak muda yang turut antri menikmati bakso urat.
Jauh-jauh dari Johar Baru, Jakarta Pusat datang untuk menikmati Bakso Berkat milik Nur Khalim, Pengusaha muda asal Kudus, Jawa Tengah. Dengan omset Rp 3,5 juta sehari, Khalim telah membuka tiga gerai, dua gerai di Jateng dan satu gerai di Jakarta.
Rencananya, melihat antusias sambutan masyarakat, Khalim akan membuka dua gerai baru lagi di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Bahkan sudah ada permintaan dari Jawa Timur. “Ini lagi mencari karyawan baru,” ujar Khalim.
Salah satu persoalan pengembangan usaha ini adalah karyawan. Padahal, Bakso Berkat sudah memberi upah ke karyawan setara UMR. Anak-anak muda masih sering tidak betah, ujar Khalim.
Betapapun, sebagai pengusaha muda, Khalim terus memperluas usahanya. “Target saya minimal ada di setiap propinsi di pulau Jawa,” pungkasnya.







